Beranda / Sektor / Ekonomi Biru
Sektor · Ekonomi Biru

Ekonomi Biru & Perikanan

Udang untuk Jepang, Amerika Serikat, China, dan Inggris

Mengapa ekonomi biru di Lampung

Dengan laut seluas 16.402 km², 172 pulau, dan tradisi budidaya yang panjang, Lampung memproduksi lebih dari 45.000 ton udang vaname yang diekspor ke Jepang, Amerika Serikat, China, dan Inggris. Kawasan Ekonomi Biru seluas 500 Ha di Tulang Bawang terhubung ke Bangka Belitung, Kalimantan, dan Jawa.

  • Produksi udang vaname 45.033,65 ton
  • Peluang revitalisasi kawasan eks-Dipasena dan Bratasena
  • Kawasan Ekonomi Biru (500 Ha, USD 130,61 juta) dengan akses tol dan laut
  • Kawasan industri berbasis maritim di Tanggamus (1.200 Ha)

Komoditas utama

KomoditasProduksiLuas (Ha)Nilai ekonomiPeringkat nasional
Udang Vaname Vannamei Shrimp45.033,65 ton———

Sumber: FOILA 2026 hal. 10 (potensi pertanian), hal. 18 (udang), hal. 26 (bahan baku bioetanol, 2024)

Sentra produksi

Kabupaten penghasil terbesar (ton). Sumber: Disperindag 2026 via FOILA 2026 hal. 11–18.

Udang Vaname

Udang Vaname: peluang investasi

  • Budidaya tambak intensif
  • Industri pengolahan (hilirisasi) dan ekspor
  • Hatchery (pembenihan) skala industri
  • Revitalisasi kawasan eks-Dipasena dan Bratasena, cold storage
  • Teknologi budidaya udang vaname

Negara tujuan ekspor udang

  • Jepang
  • Amerika Serikat
  • China
  • Inggris

Sumber: FOILA 2026 hal. 18

Produksi perikanan

  • Perikanan tangkap: 201.677 t · Rp5,2 T Label estimasi
  • Perikanan budidaya: 181.650 t · Rp6,1 T
  • Luas laut: 16.402,6 km²

Sumber: FOILA 2026 hal. 4, 10

Perusahaan yang sudah beroperasi

PT Indokom Samudera PersadaIndonesiaPT Indo American Seafoods TbkIndonesiaPT Central Pertiwi BahariIndonesiaPT Bumi Menara Internusa (BMI)IndonesiaSTP (Japfa Aquaculture)IndonesiaPhillips Seafood

Sumber: logo perusahaan di FOILA 2026 hal. 11–18 (Disperindag 2026)